Olahraga (Lagi)


Sudah hampir sekitar 2 tahun mungkin saya gak pernah olahraga. Kerasa banget bedanya. Dulu pas jaman-jamannya masih kuliah, pasti selalu latihan fisik dan pernapasan di Balairung atau Pusgiwa. Karena memang waktu itu sempet ikut salah satu UKM olahraga juga di UI, jadi minimal seminggu 2 kali rutin olahraga. Badan kerasa seger terus bawaannya, tapi langsung ngantuk sih kalau liat slide kuliah wkwkwk… *ditimpuk galon*. 

Setelah lulus kuliah, masih lumayan dikit-dikit rutin olahraga walaupun mulai ogah-ogahan. Tapi syukurnya, badan masih fit-fit aja walau dibawa lompat-lompat ke beberapa tempat dalam 1 hari, bahkan sampai ke planet Bekasi yang koordinatnya di ujung dunia sekalipun. Saya masih inget, dulu pernah rutin tiap senin sampai sabtu ngajar di NF, sabtu pagi ngajar di Bantar Gebang, dan minggunya ngajar di SBMatahari. Gitu terus gak berenti-berenti. Badan gak masalah. Tapi sekarang….

Selain karena jarang olahraga, mungkin juga karena faktor ‘u’, dan kalau kemana-mana juga sekarang seringnya pakai motor, jarang jalan kaki kayak waktu dulu, jadinya manja deh ini badan. Setahun lebih, sudah beberapa kali ini badan saya ngedrop. Pilek, pusing-pusing, demam, batuk-batuk, bahkan ini aja  kadang masih suka batuk-batuk kalau malam, padahal sudah hampir 2 bulan. Saya yang kebetulan memang tipe-tipe pemalas kalau disuruh periksa ke dokter, setelah kurang lebih 7 tahun lamanya, akhirnya Continue reading

Kesan Satu Tahun Terakhir Mengajar


Setiap tahun selalu ada cerita. Khusus untuk super intensif, tahun ini saya difokuskan untuk mengajar di NF Brimob dan Cimanggis. Tapi setiap rabu siang walaupun sebentar, kadang ada juga beberapa anak ronin IPS di Depok 1 yang dulu pernah saya pegang sebelum super intensif, masih konsul sama saya.

Untuk tahun ini, jujur, saya merasa ini adalah tahun paling menguji kesabaran saya selama mengajar. Sebagai pengajar matematika, kali ini kelas yang saya pegang bisa dibilang didominasi oleh siswa-siswa yang masih sangat kurang pemahamannya di matematika. Hanya beberapa saja yang ‘koneksinya’ lancar dan nilainya sudah terlihat cukup bagus mulai dari awal TO. Entah apakah cara saya mengajar yang salah atau bagaimana, tapi yang pasti dari tahun ke tahun saya selalu konsisten dengan cara mengajar saya, hingga saat ini. Dan khusus tahun ini, saya malah lebih pelan penyampaiannya saat mengajar di kelas supaya mereka bisa mengikuti dengan baik. Tapi masih saja mereka sulit mencernanya. Dan ini terlihat sekali saat satu persatu dari beberapa anak di antara mereka konsul pelajaran ke saya. Ternyata setelah konsul, ya Allah… masih banyak sekali anak yang belum paham dasar perhitungan matematika yang seharusnya sudah mereka kuasai di tingkat SMP. Contohnya seperti ini :

  1. Hasil dari 2a+b mereka tulis 2ab
  2. Hasil dari 3y.(y) mereka tulis 4y
  3. Hasil dari x+x mereka tulis x2
  4. Hasil dari -3+2 mereka tulis -5
  5. Dapat persamaan 3b+5+2(b-4)=11, mereka gak kebayang harus ngapain

Ya Allah… saya cuma bisa istighfar dalam hati. Kalau yang dasarnya saja mereka masih sering salah, gimana mereka bisa ngitung dengan baik untuk materi SBMPTN lainnya? 😥

Mungkin karena mereka dari jurusan IPS dan ronin pula, bahkan ada juga yang dari lulusan pesantren dan SMK yang materi matematikanya sebenarnya gak begitu sulit, tapi mungkin karena sudah lama tidak review materi sekolah, apalagi soal hitung-hitungan, jadi perlu sering-sering banget diulang biar paham lagi. Tapi ternyata, beberapa kali saya jelaskan, bahkan dengan perumpamaan 2 ayam ditambah 1 bebek seperti anak SD saja, mereka masih sering mengulangi kesalahan yang sama. Ya Allah… cobaan apa ini? T__T

Continue reading

Alhamdulillah


siluet2

Alhamdulillah… di tanggal 29 Agustus ini, genap sudah usia saya 28 tahun. Sujud syukur Allah masih memberikan kesempatan untuk memperbaiki diri, bertaubat lebih banyak lagi, menjaga lisan, hati, dan fikiran dengan lebih baik lagi. Allah masih sayang, ya Allah masih sayang kamu, Tih… insyaaAllah.

Alhamdulillah atas nikmat keluarga yang selalu mencintai setiap saat. Alhamdulillah atas keberadaan orang-orang sholeh dan sholehan yang masih tersemat. Alhamdulillah atas ilmu-ilmu maha luas yang terus menghampiri butiran-butirannya dengan kuat. Alhamdulillahalhamdulillah atas semua rizki yang diberikan oleh Sang Maha Dahsyat.

Semoga di usia ini, seorang Ratih Malini bisa terus berkembang menjadi wanita sholehah, dewasa, bersemangat, dan bermanfaat di setiap langkahnya. Semoga Allah terus memberikan kekuatan untuk beribadah lebih baik lagi kepada-Nya, aamiin… aamiin… aamiin… ya rabbal ‘aalamiin.

Happy birthday Ratih… 🙂

 

Sekolah Bermain Matahari


Dulu saya pernah punya keinginan bisa punya pengalaman mengajar anak-anak mulai dari anak usia dini hingga SMA. Saya ingin tahu bagaimana rasanya dan bedanya saat mengajar di semua tingkatan usia tersebut, belajar bagaimana caranya saya bisa memposisikan diri dan berbaur dengan mereka. Bak gayung bersambut, di tahun 2013 ternyata kesempatan itu datang. Sebuah sekolah informal untuk anak usia dini bernama Sekolah Bermain Matahari (SBM) sedang oprec volunteer, saya pun langsung mendaftar. Proses seleksi magang dan wawancara saya lalui, singkat cerita akhirnya saya pun diterima sebagai kakak guru di sana dan mulai aktif mengajar sekitar bulan September 2013.

Kegiatan-kegiatan belajar di SBM sangat menarik. Semua kakak guru harus bisa sekreatif mungkin menyusun metode pembelajaran yang menarik untuk anak-anak di sana. Dan juga, di SBM konsepnya tidak asal ngasih pembelajaran sesuka-suka kita, tapi juga harus sejalan dengan tema yang akan dikenalkan kepada anak-anak di tiap term-nya. Beberapa tema yang sudah dikenalkan pada anak-anak SBM adalah lautan, profesi, ruang angkasa, tubuhku, tanah airku, daur ulang, dan masih banyak lagi. Jadi, bagus sekali untuk menambah wawasan mereka, sekaligus menambah kegiatan belajar dan bermain yang menyenangkan untuk weekend mereka. Oh ya, tidak hanya untuk anak-anaknya saja. Di SBM, orang tua dari anak-anaknya juga bisa dapat ilmu-ilmu tentang parenting dan keuangan. Biasanya kegiatan untuk orang tua ini diadakan setiap tiga bulan sekali. Seru ya, orang tua dan anak bisa dapat paket komplit :D.

Tidak terasa sudah tiga tahun saya bergabung menjadi keluarga besar Sekolah Bermain Matahari. Selain tambah pengalaman, tambah ilmu, pastinya tambah banyak saudara. Kakak-kakak guru yang keren, adik-adik SBM yang lucu, dan orang tua-orang tua mereka yang sangat ramah, benar-benar suatu kebahagiaan bisa menjadi bagian dari mereka selama tiga tahun ini.

Ngomong-ngomong tentang keluarga besar SBM ini, saya jadi ingat dulu saya pernah bikin video buat SBM dan selalu pengen cepet-cepet weekend kalau udah nonton video itu. Mau tau videonya? Nih dia, tapi harap maklum ya kalau videonya kurang bagus karena itu sebenarnya cuma coba-coba aja, haha.

Oh iya, saya juga masih punya poto-poto bareng kakak guru waktu ulang tahun SBM. Suka banget nih kalau udah poto-poto bareng gini :).

SONY DSC

(Ulang Tahun ke-1 SBM)

#2

(Ulang Tahun ke-2 SBM)

#3

(Ulang Tahun ke-3 SBM)

Alhamdulillah… di ketiga ulang tahun itu masih bisa kumpul bareng mereka, semoga seterusnya masih bisa :D. Seru banget punya banyak saudara dan kegiatan yang menyenangkan. Sebenarnya banyak banget poto-poto yang mau saya share tentang SBM di sini, tapi kayaknya yang lebih lengkap langsung mampir ke blog-nya SBM aja ah, hehe.

Semoga SBM makin maju, makin keren, kakak-kakak gurunya juga makin banyak dan rame, aamiin… karena jadi kakak guru di SBM itu gampang, yang penting kita punya semangat dan komitmen yang tinggi untuk memberikan kebahagiaan dan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak usia dini.(*)

Slide1

 

 

 

Semangat Menulis!


Kumpul dengan orang-orang dengan passion yang sama itu memang sangat menyenangkan. Tidak hanya bisa tambah teman, kita juga bisa banyak sharing ilmu dan berbagi manfaat. Motivasi yang kadang menurun akhirnya bisa terpecut kembali setelah melihat semangat dari orang-orang yang luar biasa dan ingin terus belajar.

Blog ini. Ya, di sinilah cikal bakal seorang Ratih yang sangat suka sekali dengan dunia menulis. Walaupun kadang isi tulisannya hanya curhat-curhat tidak penting, tapi setidaknya saya bisa melihat sedikit demi sedikit perkembangan diri saya di blog ini, khususnya dalam hal menulis. Dan bersama teman-teman baru di komunitas blogger membuat saya jadi makin terpacu untuk bisa kembali aktif menulis!

Yap, semoga mulai detik ini saya bisa  aktif menulis lagi di blog ini. Mungkin bukan tulisan-tulisan berat ala-ala kaum intelek yang akan disajikan, karena saya memang tidak jago menulis tulisan seperi itu haha. Cukup tulisan ringan, penting, atau tidak penting sekalipun *menurut saya*, karena kita tidak pernah tahu bagian hidup kita yang mana saja kah yg bisa menjadi manfaat untuk orang lain. Suatu kisah yang kita alami, yang kadang kita anggap tidak penting sama sekali, bisa jadi malah mungkin saja menjadi sesuatu yang sangat informatif untuk orang lain. Yap, kita tidak pernah tahu itu. Karena itu… semangat menulis!!! (*)

image

Pelatihan Guru Hebat


Bicara soal guru gak akan pernah ada habisnya. Yap, saya pribadi pun sangat tertarik kalau sudah membahas tentang hal ini. Menjadi guru, di mana pun itu, selalu punya tantangan tersendiri dalam praktiknya. Mulai dari ketemu anak yang biasa-biasa aja, yang pinter banget, yang pendiem banget, yang jenius banget tapi agak-agak, dan masih banyak lagi. Seorang guru harus pintar-pintar membagi perhatiannya untuk semua jenis anak ini dalam satu kelas, dalam satu waktu. Pusing? Iya. Lelah? Sering! Tapi semua itu bukanlah beban jika kita tahu bahwa merekalah yang nantinya akan mengajarkan kita menjadi… seorang guru yang hebat!

Sedikit cerita dari apa yang sudah saya dapat saat pelatihan beberapa waktu lalu, saya datang bersama teman-teman saya di Serambi Inspirasi, Kak Muti, Kak Imam, Kak Anggi, Kacha, Karos, dan Kak Ipeh. Kebetulan kami memang terjun di dunia mengajar untuk anak-anak SD, jadi tahu ada pelatihan seperti ini, waaahh… kesempatan emas!

Di acara ini, kami dapat pelatihan mendongeng dan pelatihan menjadi guru asyik menyenangkan. Pelatihan mendongeng diisi oleh Kak Toni, pendongeng dari Komunitas PAGI (Pelangi Anak Negeri). Kami diajarkan banyak hal tentang mendongeng, tidak hanya teori, tapi praktiknya langsung. Mulai dari mengarang sebuah dongeng, menceritakannya, mengenal teknik-tekniknya, dan banyak lagi. Yang paling diingat waktu itu adalah saat praktik improvisasi dongeng, dimana kita harus melanjutkan dongeng dari teman-teman yang lain. Tidak tahu ceritanya sepertinya apa hingga akhirnya harus seperti apa, semua tergantung imajinasi dan kreativitas dari masing-masing peserta.

Selain teknik mendongeng, kami juga diajarkan teknik pernapasan, teknik vokal, dan senam wajah. Teknik pernapasan untuk melatih dan mengontrol endurance selama mendongeng, teknik vokal untuk membedakan karakter dalam dongeng, dan senam wajah untuk melatih mimik wajah sesuai emosi dari tiap-tiap karakter.

Di pelatihan kedua, kami dilatih oleh Kak Ade, seorang guru profesional yang asik banget orangnya. Kita diajarkan banyak tentang cara mengajar, mengenal jenis-jenis anak, mengenal jenis-jenis guru, dan bagaimana cara kita bisa membawa suasana kelas menjadi lebih menyenangkan. Dan yang paling saya suka, Kak Ade ini banyak banget ngasih teknik ice breaking! Lumayanlah buat saya yang notabene ngajar pelajaran paling horor di dunia, bisa dipake buat bangunin anak-anak yang molor-molor cantik karena ke-eneg-an liat angka-angka, hahahah.

IMG-20160124-WA0046

Serius, gak rugi banget udah datang di pelatihan ini. Yang didapet gak cuma teori-teori basi yang biasanya cuma numpang lewat doang di otak, tapi lebih ke banyak banget praktik menarik yang seru buat diaplikasikan saat proses belajar mengajar. Dan dari pelatihan ini, saya jadi belajar bahwa untuk menjadi guru yang hebat kita harus  menjadi pribadi yang menyenangkan lebih dulu. Dengan menjadi pribadi yang menyenangkan, maka suasana belajar juga akan ikut jadi menyenangkan. Yap, sebarkan energi positif saat mengajar dan tanamkan keikhlasan, karena mungkin dari murid-murid yang telah kita ajarkanlah itulah inspirasi hebat mungkin akan datang. 😉

Kakak-Kakak Ketje ^^


Semester ini gak bisa gabung dulu di SI, terus dikirimin ini ama kakak-kakak ketje. Aaah, makin kangen!
Btw Kapaz gak jelas banget di awal haha. Didut, Wiol, Masija, sama Eyang gak ada :(.  Karos, Beb, Kacha, Kamay, dan Dean lucuu! XD

Makasih Ketjeers… I miss you too <3<3<3<3

Inspirator Ketje 2 Bulanan, Yeay!!!


Dua bulan berada dalam sebuah grup absurd yang gak pernah ketulungan gilanya. Karos, Bebwid, Dean, Wiol, Kacha, Kamay, Didut, Masija, Kapaz, Yangran, dan saya sendiri. Sebelas orang yang kalau chat di grup kebanyakan gak pentingnya, cuma baper-baperan, ceng-cengan, usil-usilan, norak-norakan, aneh-anehan, banyak dah. Tapi gak tahu kenapa orang-orang kayak mereka ya kok selalu bikin kangen aja ya setiap harinya? Hahaaa.

ketjee

22 Agustus 2015, kelompok kelas 2 Calistung ini dibentuk. Sebenernya harusnya personilnya 12 orang, tapi ada satu kakak, Kak Nadya namanya, tidak bisa meneruskan karena kesibukannya sebagai seorang dosen. Jadinya kita tinggal bersebelas deh :(. Nah, foto di atas adalah foto kita fullteam waktu acara gathering minggu lalu + Kak Adi dari Tim MSDI-nya Serambi Inspirasi (kanan atas).

Ngomong-ngomong tentang kakak-kakak Ketje ini, saya jadi pengen cerita tentang mereka satu-satu nih. Yak, itung-itung buat perayaan spesial hari jadian lah ya haha *buset, seumur-umur gue belum pernah yang namanya jadian, sekalinya jadian langsung ama sepuluh orang wahahahah*. Oke, langsung aja ya. Saya mau cerita dari orang di posisi paling kanan bawah berurutan sampai ke kanan atas poto tadi. Ini dia! 😉 Continue reading

Happy Sweet “Seventeen” Ratih


Sebenernya mau nulis ini pas hari ulang tahun, tapi… apalah daya baru sempet dan mood menuangkannya sekarang haha *sumpah telat banget*.

29 Agustus, tanggal dimana tangisan seorang bayi perempuan terdengar memecah keheningan malam di sepertiga malam terakhir. Bayi yang lalu tumbuh dan berkembang menjadi seorang gadis kecil pendiam, pemalu, dan penyendiri. Kadang nakal dan suka usil? Haha… pernah pasti. Hingga akhirnya menjadi remaja yang masih tetap pendiam dan kadang larut dalam sebuah tulisan.

Dan kini, di tahun ini, tak terasa sampai detik ini saya masih bisa melihat dan melewati kembali tanggal dan bulan itu, dengan tahun-tahun yang berbeda dan rasa yang berbeda. Alhamdulillah masih diberi kesempatan melewati hari-hari yang indah bersama orang-orang tercinta, keluarga, saudara, teman-teman, semuanya.

 

ultah

Happy sweet ‘seventeen’ Ratih… semoga di usia yang baru ini bisa menjadi pribadi yang lebih baik, lebih dewasa, dan lebih bermanfaat lagi, selalu dikelilingi dan bersemangat dalam mencari ilmu bersama orang-orang yang mengispirasi, makin  giat beribadah, murah rizki, dan… oh ya, semoga tahun ini saya bisa rajin olah raga lagi! Hahaha… kerasa banget nih akhir-akhir ini suka males gerak, jadi gampang capek & sering drop :|.

Ulang tahun ke-“17” memang ulang tahun paling istimewa. Semoga di ulang tahun-ulang tahun saya yang ke-“17” selanjutnya juga bisa menjadi ulang tahun yang selalu istimewa dengan kisah-kisah hidup yang penuh makna.

Sekali lagi, happy sweet ‘seventeen’ Ratih…. semoga semua target dan harapan di usia baru ini bisa tercapai dengan kejuatan indah dari skenario-Nya, aamiin… 🙂

 

Kenangan


Hari ini entah kenapa gak bersemangat banget bawaannya, sudah dari beberapa hari yang lalu sih sebenernya. Bete, kecewa gak bisa ngerampungin sesuatu yang harusnya bisa diselesaikan sebelum hari Sabtu tiba. Padahal sudah semanget banget dari hari Rabu, tapi karena feedback yang kurang memuaskan, apa boleh buat, saya harus merelakan tidak ikut kegiatan hari Sabtu yang sudah sangat saya tunggu-tunggu sejak dulu hanya untuk menuntaskan sesuatu yang belum selesai ini. Maklum sih, mungkin memang karena orang-orangnya juga yang super duper sibuk dan saya juga kurang inisiatif dan kreatif dalam memahami kegiatan yang akan saya buat. Jadi… ya sudahlah.

Ngomong-ngomong tadi pagi sehabis ngajar, saya dan beberapa teman sempat ngobrol-ngobrol sebentar. Awal mula sih ngobrolin tentang penggusuran Kampung Pulo yang sekarang sedang marak dibicarakan, tapi akhir-akhirnya malah nyerempet dan nyambung ke hal lain. Dan hal lain yang dibicarakan itu adalah tentang… kenangan.

Sudah pasti semua orang di dunia ini punya kenangan. Pahit, manis, atau sekedar hal-hal yang tidak penting sekalipun, pasti pernah tidak sengaja dikenang. Awalnya mungkin biasa-biasa saja atau malah tidak berkesan sama sekali, tapi saat teringat kembali, tiba-tiba saja bisa membuat mata berair atau bibir tersenyum. Dan saat ini, saat mood saya sedang kurang enak ini pun, tiba-tiba saja sejumlah kenangan datang.

Sejenak setelah sepulangnya saya dari ngajar, saya mampir dulu ke UI. Sambil duduk santai melepas lelah di halte Balairung, saya pun melihat-lihat keadaan sekeliling kampus. Sudah banyak berubah. Lalu saya jadi berpikir untuk mengulur waktu sampai ke kosan. Saya ingin jalan-jalan dulu keliling kampus. Yap, mulai dari Balairung UI yang saya lihat masih menyisakan tenda-tenda acara wisuda kemarin, gedung rektorat yang sekitarnya sedang banyak disinggahi mahasiswa-mahasiswa ‘aktif’, gedung bundar Fasilkom yang tak akan pernah bisa dilupakan perjuangan kuliahnya, Takor FISIP yang biasa saya lewati kalau pulang dari kampus, jalanan samping kandang rusa yang sekarang entah kemana rusanya, dan terakhir halte stasiun UI yang wajib selalu saya lalui untuk mencapai kosan setelah seharian nge-lab di Fasilkom. Semuanya penuh kenangan. Ya, kenangan yang tak akan pernah bisa dilupakan. Dan tidak terasa, sudah 7 tahun berlalu sejak saya mengenal kampus itu.

Puas berlalu-lalang di area kampus, sesaat setelah saya sampai di kosan, saya pun jadi teringat dengan sesuatu hal. Beberapa hari yang lalu, saya sempat mengobrak-abrik isi kamar dan ternyata saya menemukan beberapa buah kenangan. Kenangan-kenangan ini adalah kenangan saat saya memulai perjalan di kampus UI dulu, hingga akhirnya bisa menuju ke masa sekarang bersama teman-teman. Langsung, saya kumpulkan saja kenangan-kenangan itu. Saya scan dan saya abadikan di blog ini. Jadi, kalau nanti tiba-tiba kenangan-kenangan itu hilang, saya masih bisa melihatnya di sini. Ya, ini dia.

obm2008

Itu adalah kenang-kenangan dari Continue reading